-1.3 C
New York
Kamis, Februari 5, 2026

Buy now

spot_img

Milad XI IDMI: Menyapa Umat dari Masjid Terlupakan hingga Perkampungan

Infonetizen.com, Makassar – Ikatan Da’i Muda Indonesia (IDMI) menggelar peringatan Milad ke-11 pada Ahad (20/7/2025) bertepatan dengan 24 Muharram 1447 H. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Kampung Amanah, Hertasning, Kota Makassar, sebagai bagian dari komitmen IDMI untuk hadir di tengah masyarakat akar rumput.

Mengusung tema “Bersama IDMI dalam Dakwah, Peduli dalam Sosial, dan Bersatu dalam Ukhuwah”, Milad XI IDMI bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi sekaligus aksi nyata dakwah sosial.

Masjid Kampung Amanah dipilih sebagai lokasi peringatan karena memiliki kisah tersendiri. Ketua Pengurus Masjid, Syarifuddin Liwang, mengungkapkan bahwa masjid tersebut pernah nyaris terbengkalai.

“Alhamdulillah, pada Februari 2025, masjid ini mulai dioperasikan kembali atas inisiatif warga. Kini, berkat dukungan berbagai pihak termasuk IDMI, masjid ini kembali menjadi pusat ibadah dan aktivitas keumatan,” ujarnya Syarifuddin Liwang Ketua Mesjid.

Laporan Ketua Panitia IDMI

Laporan Ketua Panitia Milad XI IDMI, Wahyudi Sahri, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari konsistensi dakwah sosial IDMI.

“Kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Makassar, bahwa IDMI siap menjadi mitra dalam penguatan nilai keagamaan. Kami siap hadir kapan pun, di mana pun, dalam kondisi apa pun, demi khidmat untuk umat,” ujarnya Wahyudi Sahri.

Ia juga menekankan bahwa dakwah IDMI tidak berorientasi pada imbalan materi.

“Kami berdakwah bukan karena angka dalam amplop, tapi karena cinta kepada umat, kepada dakwah, dan kepada ajaran yang diwariskan para nabi, sahabat, ulama, dan guru kami,” tambahnya.

Dalam sambutan Ketua Umum IDMI, Dr. H. Muhammad Irham A. Muin, S.Th.I., M.Th.I., juga menyampaikan bahwa IDMI memilih hadir di tempat-tempat yang sering luput dari perhatian.

“Kami punya masjid binaan yang jamaahnya seluruhnya penyandang disabilitas. Di tempat seperti inilah kader kami ditugaskan. Dakwah bukan hanya di kota besar, tapi juga di kampung-kampung,” tuturnya Muhammad Irham Ketua Umum IDMI.

Ia juga mengajak pemerintah dan masyarakat untuk melibatkan IDMI dalam revitalisasi masjid yang tidak aktif.

“Jika ada masjid yang sepi, tak terurus, atau nyaris ditinggalkan, cukup beri tahu kami. Para kader IDMI siap turun langsung untuk membina dan menghidupkan kembali,” tegasnya.

Adapun Perwakilan Walikota Makassar melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik menyampaikan apresiasi atas kiprah IDMI.

“Generasi muda saat ini sudah sangat bersahabat dengan HP, dan makin jauh dari persoalan pendidikan, agama, dan sosial. Maka saya sangat mengapresiasi IDMI yang tidak tinggal diam, tapi justru hadir di desa-desa dan perkampungan,” Kata Staff Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik dalam sambutannya.

Dalam kesempatan Kepala KUA Kecamatan Rappocini yang turut hadir juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan legalitas pernikahan.

“Kami mengajak bapak-ibu yang sudah menikah tapi belum tercatat, atau belum memiliki buku nikah, agar segera melapor ke KUA. Ini penting demi perlindungan hukum dan administrasi keluarga,” pesannya.

Sebagai wujud dakwah bil-hal, IDMI menyalurkan puluhan paket beras kepada warga sekitar Masjid Kampung Amanah. Ini menjadi bagian dari pesan penting Milad XI bahwa dakwah tidak hanya berhenti di atas mimbar, tetapi juga bergerak dalam aksi sosial yang nyata.

BACA  Perkuat Silaturahmi dan Sinergi, Pangdam XIV/Hasanuddin Gelar Coffee Morning Bersama Media

Acara Milad XI IDMI dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Ketua MUI Sulsel, Prof. Dr. KH. Najamuddin Abd. Safa, Lc., MA, Perwakilan Polrestabes Makassar, Polsek Rappocini, Koramil Rappocini, KUA Rappocini, Camat Rappocini dan OKP Kepemudaan Kota Makassar (GP Ansor, PMII, Pemuda Muhammadiyah)

Prof. Najamuddin dalam tausiyahnya mengapresiasi IDMI sebagai organisasi dakwah yang moderat, inklusif, dan responsif terhadap dinamika sosial di Makassar.

Milad ke-11 IDMI bukan sekadar selebrasi usia, melainkan pernyataan komitmen untuk terus hadir bersama umat, menyuarakan kebaikan, dan menghidupkan nilai-nilai Islam dari masjid perkampungan hingga ruang-ruang kebijakan.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles