Infonetizen, Makassar – Menyikapi situasi terkini di Kota Makassar yang diwarnai pembakaran gedung DPRD Kota dan Provinsi oleh aksi massa yang berujung pada jatuhnya korban jiwa, Fatayat NU Kota Makassar, menyampaikan duka cita mendalam dan menyerukan kepada seluruh massa aksi untuk menjaga kondusifitas, tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menolak tindakan anarkisme, serta mengutamakan keselamatan agar tidak ada lagi korban jiwa.
Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Makassar, Nurul Husna Al Fayanah, menegaskan bahwa setiap nyawa warga negara sangat berharga dan tragedi ini meninggalkan luka yang mendalam bagi semua pihak, terutama keluarga para korban.
“Atas nama keluarga besar Fatayat NU Kota Makassar, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami sangat berduka atas gugurnya warga negara yang berpartisipasi untuk kebaikan negeri ini. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Husnul dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, Fatayat NU Kota Makassar sangat mengapresiasi semangat juang masyarakat yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, ia juga mengingatkan agar peristiwa kelam di masa lalu tidak terulang kembali, seperti tragedi yang menimpa almarhum Affan Kurniawan dan korban lainnya, termasuk 4 orang ASN di DPRD Kota Makassar, yang terjadi pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD bersama Walikota dan Wakil Walikota Makassar.
“Kami salut dengan semangat juang sahabat-sahabat semua. Namun, mari kita belajar dari sejarah kelam. Jangan sampai peristiwa yang merenggut nyawa sahabat kita, almarhum Affan Kurniawan, dan 4 ASN DPRD Kota Makassar terulang kembali. Cukup sudah duka ini, keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Untuk itu, Fatayat NU Kota Makassar mengimbau seluruh massa aksi untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas Kota, sambil meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi provokasi yang dapat memicu kekerasan. Ia juga mendorong aparat keamanan dalam melakukan pengalaman perserta aksi untuk dapat bertindak secara humanis dan mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog sebagai jalan keluar terbaik.
“Mari kita jaga Makassar, rumah kita bersama. Perjuangan menyuarakan kebenaran harus diiringi dengan kepala dingin dan hati yang damai, agar tujuan mulia kita tercapai tanpa harus mengorbankan nyawa lagi,” tegasnya.
