25.9 C
New York
Selasa, Juni 9, 2026

Buy now

spot_img

MBG Balita di Bara-Baraya Utara Disorot: Dinilai Jauh dari Standar Gizi dan Kesehatan

Infonetizen.com // Makassar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita di Kelurahan Bara-Baraya Utara mendapat sorotan dari sejumlah warga. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak tersebut dinilai masih jauh dari harapan karena kualitas makanan dan pola penyalurannya dianggap belum memenuhi standar kesehatan yang semestinya.

Sejumlah ibu penerima manfaat mengeluhkan bahwa makanan yang diberikan kepada balita kurang diminati oleh anak-anak mereka. Selain itu, proses pembagian makanan juga dinilai tidak mencerminkan prinsip kebersihan dan keamanan pangan yang seharusnya diterapkan dalam program pemenuhan gizi anak.

Warga menyoroti cara penyaluran makanan yang dilakukan di depan rumah dengan menu makanan langsung dituangkan ke wadah yang dibawa penerima. Praktik tersebut dinilai berpotensi mengurangi aspek higienitas dan tidak sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam program MBG.

BACA  Ramadhan Penuh Berkah, Sat Lantas Polres Takalar Turun ke Jalan Bagi Takjil dan Edukasi Tertib Lalu Lintas

Salah seorang ibu penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya mengaku anaknya tidak mau mengonsumsi makanan yang diberikan.
“Anak saya tidak mau makan makanan MBG itu. Mungkin karena kualitasnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, jadi akhirnya saya yang makan,” ujarnya.

Selain kualitas makanan, warga juga meminta agar petugas yang terlibat dalam penyaluran MBG diberikan pembekalan mengenai pola hidup sehat, kebersihan, dan tata cara distribusi makanan yang aman. Hal ini dianggap penting mengingat program tersebut menyasar kelompok rentan, yaitu balita yang membutuhkan asupan gizi berkualitas serta perlindungan dari risiko penularan penyakit.

Warga berharap pemerintah dan pihak penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran MBG, mulai dari kualitas menu, kebersihan pengolahan, hingga mekanisme distribusi kepada penerima manfaat. Evaluasi tersebut dinilai penting agar tujuan utama program, yakni meningkatkan status gizi dan kesehatan balita, dapat tercapai secara optimal.

BACA  BGN Ubah Arah MBG: SPPG Tak Lagi Gunakan Produk Pabrikan, F-JUPNAS Gizi Dorong UMKM dan Food Safety

“Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya harus tersedia, tetapi juga harus memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan yang layak bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia,” tegas salah seorang warga yang turut menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan program tersebut di Bara-Baraya Utara.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles