MAKASSAR, Infonetizen.com — Sejumlah lembaga antikorupsi di Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Zulmar Adhy Surya, SH., MH. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ponorogo Provinsi Jawa Timur.
Ucapan selamat tersebut disampaikan melalui karangan bunga yang terpajang di Depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kantor Kejari Ponorogo, Rabu (6/11/25).
Karangan bunga tersebut berasal dari gabungan organisasi masyarakat sipil, antara lain :
* Koalisi Ornop Antikorupsi Sulsel,
* Forum Aktivis Antikorupsi Sulsel,
* Penggiat Antikorupsi se-Luwu Raya,
* LAKSUS Sulsel,
* LSM PERAK, dan
* L-Kompleks
🗣️ Pernyataan Para Pimpinan Lembaga
Ketua LAKSUS Sulsel, Muhammad Ansar, menilai pelantikan ini merupakan momentum penting bagi kejaksaan daerah untuk memperkuat pengawasan publik.
“Kami dari LAKSUS berharap agar kolaborasi dengan masyarakat penggiat anti Korupsi semakin terbuka. Kami ingin melihat kejaksaan menjadi garda depan dalam melindungi kepentingan rakyat dan menindak tegas praktik korupsi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LSM PERAK, Adiarsa MJ, SE, SH, MH, menyampaikan apresiasinya atas pelantikan tersebut.
“Kami percaya Kajari Ponorogo yang baru, Bapak Zulmar Adhy Surya, akan membawa semangat baru dalam penegakan hukum yang bersih dan berintegritas di Ponorogo dan Jawa Timur. LSM PERAK siap bersinergi dalam upaya pemberantasan korupsi serta mendukung langkah Kejaksaan dalam menegakkan keadilan dan itu kami sudah lakukan di Sulsel dengan Beliau,” ujarnya saat dihubungi awak media, Senin (11/11/2025).
Dari L-Kompleks, Ruslan Rahman juga memberikan pandangan positif.
“Integritas dan profesionalitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga hukum. Kami percaya Kajari Zulmar dapat menunjukkan kinerja yang transparan dan humanis,” ucapnya.
Dukungan dari Aktivis dan Masyarakat
Ucapan selamat dari berbagai elemen antikorupsi ini menegaskan semangat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat sipil dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Ponorogo.
(*)
