0.4 C
New York
Kamis, Februari 5, 2026

Buy now

spot_img

Makna HUT ke 80 RI Bagi Wakil Ketua DPRD Konkep: Merdeka dari Penjajahan Tambang Ilegal

Infonetizen.com, KONKEP – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Sahidin turut menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 tahun yang jatuh pada Minggu, 17 Agustus 2025 dengan penuh suka cita dan rasa patriotisme.

Baginya, hari kemerdekaan Indonesia ke 80 tahun ini dirasakan dan dinikmati oleh seluruh warga nusantara, tak terkecuali bagi masyarakat Pulau Wawonii, Kabupaten Konkep.

Namun, bagi warga Pulau Wawonii, khususnya di Kecamatan Wawonii Tenggara, momentum peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia tahun ini terasa spesial dan sangat bermakna.

“Karena masyarakat berhasil mengusir tambang ilegal dan melepaskan diri dari belenggu penjajahan PT Gema Kreasi Perdana (GKP). Ini kemerdekaan sesungguhnya,” tegas Sahidin.

BACA  Wakapolres Takalar Tekankan Profesionalisme dan Integritas Saat Pimpin Apel Pagi

PT GKP sudah menghentikan operasionalnya sejak awal Mei 2025 setelah melakukan aktivitas selama kurang lebih 6 tahun mulai 2019.

Penghentian aktivitas tambang itu dilakukan menyusul surat pencabutan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) PT GKP yang dilakukan Kementerian Kehutanan pada 19 Mei 2025 lalu.

Meski sudah tidak beraktivitas, KPK meminta anak perusahaan Harita Group itu untuk melakukan pemulihan lingkungan dan reklamasi pascatambang.

Kendati demikian, Sahidin bilang, penghentian aktivitas hingga perusahaan mulai angkat kaki, merupakan satu langkah perjuangan panjang melawan ketidakadilan, kriminalisasi, dan penindasan atas nama pembangunan.

Meski begitu, kemerdekaan melawan penjajahan tambang ilegal di Pulau Wawonii ini harus dinikmati, terlebih di momen kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun.

BACA  Kasdam XIV/Hasanuddin Hadiri "Senator Peduli Ketahanan Pangan" di Pangkep

Di samping itu, Sahidin juga mengajak masyarakat untuk tetap melawan segala bentuk penjajahan dan perampasan kekayaan alam yang merusak lingkungan, menghilangkan ruang hidup dan mata pencarian serta mengancam masa depan warga Pulau Wawonii.

“Tetap nyalakan api-api perlawanan. Sebab, perjuangan kita belum usai. Tapi mari menikmati secercah kemerdekaan apalagi di momen HUT ke 80 RI,” pungkasnya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles