INFONETIZEN.COM // TAKALAR — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Takalar menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kesiapan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat. Rapat berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 09.30 Wita di Aula Wicaksana Laghawa Polres Takalar.
Rapat dipimpin langsung Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta instansi terkait. Hadir di antaranya Dandim 1426 Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., Staf Ahli Bupati Takalar Bidang Ekonomi, Pertanian dan Keuangan H. Abd. Haris, S.E. yang mewakili Bupati Takalar, Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., serta jajaran pejabat utama Polres Takalar, para kapolsek, dan perwakilan instansi teknis.
Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar H. Solihin, S.Kom., S.Pd.I., M.A., Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar Darwis, S.Pd., M.M., perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, PSC, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), serta Senkom.
Rapat diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum dilanjutkan dengan sambutan para pimpinan instansi.
Dalam sambutannya, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta rapat yang telah hadir untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergitas lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.
Ia menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum yang sangat dinantikan masyarakat. Karena itu, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat harus dijaga secara bersama-sama.
“Kita menyadari bahwa Idul Fitri adalah momen penting bagi masyarakat. Oleh karena itu seluruh stakeholder harus saling bahu-membahu meminimalisir potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri agar masyarakat dapat merayakannya dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menekankan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan lalu lintas tahunan, tetapi merupakan panggung nyata pelayanan Polri kepada masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu menghadirkan rasa aman serta menjaga suasana damai selama Ramadan dan Idul Fitri.
Selain pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat, ia juga meminta seluruh pihak mengantisipasi sejumlah potensi kerawanan, seperti kelangkaan bahan pangan, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga potensi keterlambatan pasokan bahan bakar minyak yang dapat memicu antrean panjang di SPBU.
Sementara itu, Dandim 1426 Takalar Letkol Inf Anton Timotius Milala menegaskan komitmen TNI dalam mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kabupaten Takalar.
“Kodim 1426 Takalar siap bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 demi menciptakan situasi yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Senada dengan itu, Staf Ahli Bupati Takalar H. Abd. Haris yang mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Takalar dalam mempersiapkan pengamanan secara matang melalui rapat koordinasi lintas sektoral tersebut.
Menurutnya, setiap tahun dinamika perayaan Idul Fitri selalu berbeda, baik dari sisi peningkatan mobilitas kendaraan maupun aktivitas masyarakat, sehingga kesiapsiagaan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pengamanan.
“Pemerintah Kabupaten Takalar mengapresiasi langkah Polres Takalar yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Semoga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Operasi Terpusat Ketupat 2026 di wilayah Kabupaten Takalar direncanakan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 132 personel gabungan dari berbagai unsur akan dilibatkan dalam pengamanan.
Operasi ini bertujuan menjaga kekhusyukan Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, serta menekan angka kriminalitas, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas selama masa operasi.
Dengan sinergi lintas sektor yang kuat, diharapkan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Takalar dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.
Asw-19