Infonetizen.com, Makassar – Akses menuju Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Alimul Ilmi di Jl. Deppasawi Dalam, Kecamatan Tamalate, akhirnya kembali dibuka setelah sempat ditutup secara paksa oleh pihak perusahaan Timurama. Pembukaan akses ini disambut gembira oleh santri dan masyarakat sekitar, yang selama hampir dua bulan terakhir mengalami hambatan dalam kegiatan belajar mengaji.
Aksi solidaritas yang digelar Aliansi Pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar pada Rabu (30/07) di depan Mapolsek Tamalate menjadi bagian dari upaya kolektif mendorong keadilan bagi lembaga pendidikan keagamaan tersebut. Dalam aksi itu, massa membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan kecaman terhadap tindakan sewenang-wenang yang dilakukan terhadap fasilitas pendidikan agama. Sabtu, (2/8/2025)
Zulkifli, Koordinator Aksi, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut atas Rekomendasi Komisi A DPRD Kota Makassar melalui surat nomor 172/582/DPRD/VII/2025, yang meminta agar pagar panel penutup akses TPQ dibuka kembali.
“Alhamdulillah, saat ini akses TPQ Alimul Ilmi telah dibuka dan aktivitas belajar mengaji kembali berjalan normal. Pembukaan ini tercapai usai koordinasi bersama Tripika Kecamatan Tamalate, dengan kehadiran Kepala Kesbangpol dan Bagian Hukum Pemkot Makassar,” jelas Zulkifli.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ustadzah Hasna, salah satu pengajar di TPQ Alimul Ilmi, atas dukungan berbagai elemen pemuda NU yang turut mengawal perjuangan hingga akses pendidikan terbuka kembali.
“Terima kasih kepada seluruh anakku, khususnya Pemuda NU Makassar, Fatayat, IPNU, Ansor/Banser yang telah berjuang selama hampir dua bulan. Semoga aparat penegak hukum dapat berpihak pada keadilan dan melindungi hak masyarakat,” ujar Ustadzah Hasna.
Aliansi Pemuda NU Makassar menyerukan agar tidak ada lagi upaya represif terhadap lembaga-lembaga pendidikan, khususnya yang berkontribusi besar terhadap pembinaan moral dan keagamaan generasi muda.