INFONETIZEN.COM // TAKALAR – Suasana berbeda tampak di Satpas SIM Kabupaten Takalar, Rabu pagi, 15 April 2026. Sejak pukul 08.00 Wita, halaman pelayanan yang biasanya dipadati pemohon SIM berubah menjadi ruang belajar terbuka bagi puluhan siswa SD Islam Terpadu Azzahra Takalar.
Dalam balutan kegiatan “Polisi Sahabat Anak”, personel Satuan Lalu Lintas Polres Takalar menghadirkan edukasi tertib berlalu lintas melalui metode outing class yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Ipda Nasrullah, S.H., M.H., bersama anggota Unit Kamsel, Briptu Ahmad Darmawansa dan Bripda Adha Pramana N. Para siswa diajak mengenal langsung lingkungan pelayanan lalu lintas sekaligus memahami keterkaitan antara teori di ruang kelas dengan praktik di lapangan.
Melalui pendekatan edukatif, petugas memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan helm sejak dini, serta aturan dasar berlalu lintas yang harus dipatuhi setiap pengguna jalan.
Tak sekadar penyampaian materi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penyuluhan (binluh) yang dikemas dengan sarana pendukung yang ramah anak.
Interaksi dua arah antara petugas dan siswa menciptakan suasana belajar yang hidup, sekaligus menanamkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan rambu hingga simulasi sederhana di area Satpas.
Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Mulyadi S.Sos., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga harus dikenalkan sejak usia sekolah dasar. Dengan metode pembelajaran langsung seperti ini, diharapkan pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan humanis melalui program Polisi Sahabat Anak menjadi salah satu cara efektif untuk mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap anak-anak ini nantinya dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing, sekaligus menjadi agen perubahan dalam membangun budaya disiplin di jalan raya,” kata Mulyadi.
Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Takalar, AKP Muh. Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan edukatif semacam ini merupakan bagian dari komitmen Polres Takalar dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya bersifat penegakan hukum, tetapi juga preventif dan edukatif.
“Kami terus mendorong jajaran untuk aktif turun langsung ke masyarakat, termasuk ke lingkungan sekolah, guna memberikan pemahaman yang benar terkait keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan sadar hukum.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap pesan keselamatan dapat tertanam kuat sejak dini, sehingga ke depan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Takalar,” tutup Rizal.
Asw-19