-3.4 C
New York
Kamis, Februari 5, 2026

Buy now

spot_img

IMALAK Sultra Soroti Program “Liwu Mokesa” Bupati Muna Barat di Tengah Gagalnya Inspektorat Mengawal Pencegahan Korupsi

Infonetizen.com, Kendari – Sulawesi Tenggara, Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara (IMALAK Sultra) menyoroti tajam program “Liwu Mokesa” yang digaungkan Bupati Muna Barat sebagai simbol moral membangun pemerintahan bersih dan berintegritas.

Sorotan itu muncul di tengah merosotnya kepercayaan publik terhadap Inspektorat Kabupaten Muna Barat, yang dinilai gagal menjalankan peran pengawasan dan pencegahan korupsi.

Kasus korupsi yang menyeret mantan bendahara eks Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Barat kini menjadi bukti nyata lemahnya pengawasan internal di tubuh birokrasi.

Menurut IMALAK Sultra, kasus tersebut memperlihatkan bahwa Inspektorat tidak hanya gagal menjalankan fungsi pencegahan, tetapi juga kehilangan wibawa moral sebagai penjaga integritas pemerintahan daerah.

BACA  Kasi Propam Polres Takalar Ajak Personel Hindari Gaya Hidup Hedon, Tekankan Integritas dan Kesederhanaan

“Bagaimana mungkin kita bicara Liwu Mokesa simbol moralitas dan kejujuran sementara lembaga pengawas internal justru abai hingga kasus korupsi terjadi di lingkaran elit birokrasi? Ini kegagalan struktural dan moral yang tak bisa dibiarkan,” tegas Ali sabarno

Ali sabarno, menyebut bahwa program Liwu Mokesa berpotensi kehilangan makna jika tidak diiringi dengan reformasi nyata dalam sistem pengawasan dan manajemen pemerintahan. Mereka menilai, Inspektorat Muna Barat selama ini hanya menjadi lembaga formalitas yang minim pengaruh dan tumpul terhadap praktik penyimpangan anggaran.

“Inspektorat mestinya menjadi garda terdepan mencegah penyalahgunaan keuangan daerah. Tapi faktanya, kasus korupsi mantan bendahara eks Sekda menunjukkan lemahnya deteksi dini dan pembiaran terhadap praktik pelanggaran. Ini alarm serius bagi Bupati,” lanjutnya.

BACA  Gelar Diklat Terpadu Dasar (DTD): PAC GP Ansor Bontoala Cetak Kader Militan untuk Jaga Tradisi dan NKRI

IMALAK Sultra mendesak Bupati Muna Barat agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Inspektorat, termasuk kemungkinan rotasi pejabat yang dianggap tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan dengan profesional dan berintegritas.

“Kalau Bupati serius dengan Liwu Mokesa, buktikan dengan tindakan, bukan slogan. Bersihkan inspektorat dari oknum yang lemah, kompromistis, dan tidak peka terhadap indikasi korupsi. Jangan biarkan moral birokrasi hancur karena pembiaran,” tegas ali sabarno

Lebih jauh, IMALAK Sultra menyerukan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus mantan bendahara eks Sekda tanpa pandang bulu, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan penyimpangan anggaran di lingkaran pemerintahan Muna Barat.

“Kami akan terus mengawal proses hukum kasus ini. Jangan ada yang berlindung di balik jabatan atau program moralitas semu. Liwu Mokesa seharusnya lahir dari keberanian menegakkan keadilan dan membersihkan sistem dari korupsi,” pungkas Ali.

BACA  Pohon Tumbang Tutupi Jalan di Pattallassang Takalar, Bhabinkamtibmas–TNI–Damkar dan Warga Gerak Cepat

Dengan kondisi saat ini, publik menanti apakah Liwu Mokesa benar-benar menjadi tonggak perubahan menuju pemerintahan bersih di Muna Barat atau sekadar simbol retoris di tengah krisis kepercayaan terhadap lembaga pengawas yang tumpul dan kehilangan arah.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles