Makassar,Infonetizen — Peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 ditegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Selain itu, negara juga berkewajiban menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun keimanan, ketakwaan, serta akhlak mulia. Pemerintah pun diwajibkan memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN maupun APBD.
Komitmen terhadap pentingnya pendidikan tersebut turut disuarakan oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (LKBH-APPI). Organisasi ini menyatakan siap mengawal proses pendidikan, khususnya di Makassar, agar berjalan secara baik, merata, dan mampu mencetak generasi unggul.
Direktur LKBH-APPI, Ikhsan Ibnu Masud Samal, mengatakan komitmen tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan generasi muda.
“Kita berharap agar sistem pendidikan hari ini dapat menghasilkan output yang signifikan dan positif nantinya, dapat menghasilkan nation character building di masa depan yang berdaya saing pada kancah global, di mana sedari dini harus ditanamkan kepada anak-anak dan para pemuda-pemudi di Kota Makassar melalui proses pendidikan yang diperolehnya,” ujar Ikhsan didampingi Koordinator Divisi Litigasi LKBH-APPI, Anjas Pradivta Amril, SH di depan awak media, Sabtu (2/5/26).
Menurutnya, kualitas masa depan bangsa sangat ditentukan oleh karakter generasi muda saat ini. Karena itu, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan moral, etika, dan tanggung jawab sosial.
“Cerminan masa depan bangsa dapat terlihat jelas dari bagaimana karakter para pemuda-pemudi hari ini. Jika karakternya buruk, maka buruklah masa depan bangsa kita. Tetapi jika karakternya baik, maka sejahteralah masa depan bangsa kita,” lanjutnya.
Ia menambahkan, generasi muda wajib memperoleh pendidikan formal yang modern, efektif, dan relevan dengan tantangan zaman. Menurutnya, kemajuan bangsa selalu berawal dari langkah kecil yang dibangun melalui dunia pendidikan.
“Maka dari itu, mereka wajib mendapatkan pendidikan formal yang modern dan efektif demi masa depan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Suatu mimpi besar dapat terwujud dengan diawali dari langkah kecil, salah satunya ialah dimulai dari bangku sekolah. Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026,” tutup Ikhsan.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa investasi terbesar bangsa bukan hanya pada pembangunan fisik, melainkan pada kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang adil, merata, dan berdaya saing global.
(*)