INFONETIZEN.COM // MAKASSAR – PASANG KAYU, Diam bukan berarti hilang dari perhitungan. Ia hanya memilih berjalan tanpa suara, menapaki jalan harapan dengan keyakinan yang tak tergoyahkan.
Hari itu, Jumat menjadi awal kisah. Dari Makassar, langkah kecil berubah menjadi perjalanan panjang menuju Pasangkayu, Sulawesi Barat. Jalanan berkelok di tanah Mamuju seakan menguji kesabaran, namun tak sedikit pun mematahkan tekad.
Setiap tikungan membawa cerita. Setiap kilometer menyimpan harapan. Dengan sorot mata yang tajam, perjalanan itu terus berlanjut—seolah menantang segala rintangan yang menghadang.Semua demi satu tujuan sederhana namun penuh arti: menggoreskan tinta hitam di atas kertas putih.
Karena pada akhirnya, bukan tentang seberapa keras suara yang terdengar, melainkan seberapa kuat langkah yang terus bergerak, meski dalam diam.
By. Barumbung.