INFONETIZEN.COM // TAKALAR — Upaya membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan bebas dari pengaruh negatif terus digencarkan jajaran kepolisian. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, minuman keras, rokok, serta bahaya HIV/AIDS yang digelar di Masjid SMP Negeri 2 Galesong Selatan, Desa Galesong Kota, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Jumat (22/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut diikuti ratusan siswa-siswi SMP Negeri 2 Galesong Selatan dengan penuh antusias. Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam membentengi pelajar dari pengaruh pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat adiktif yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Galesong Selatan AKP Ahmad Koembara, SH., MH., Kepala SMP Negeri 2 Galesong Selatan Hj. Salmah, S.Pd., H. Abd Rahman Dg Nambung, para guru dan staf sekolah, serta sekitar 100 siswa-siswi.
Acara diawali dengan pembukaan, sambutan guru pembimbing dan kepala sekolah, dilanjutkan penyampaian materi oleh Kapolsek Galesong Selatan, sesi tanya jawab, hingga penutupan.
Dalam pemaparannya, AKP Ahmad Koembara terlebih dahulu memperkenalkan diri kepada para siswa sebelum menyampaikan materi inti terkait bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
Ia menjelaskan bahwa narkoba merupakan zat atau obat yang berasal dari bahan alami, sintetis maupun semi sintetis yang dapat menimbulkan penurunan kesadaran, halusinasi, hingga ketergantungan fisik maupun psikis bagi penggunanya.
“Penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya karena dapat merusak organ tubuh seperti otak, jantung, hati, dan ginjal. Selain itu juga dapat menurunkan prestasi belajar serta menghancurkan masa depan,” ujarnya di hadapan para pelajar.
Tak hanya itu, Kapolsek juga mengingatkan bahaya merokok dan konsumsi minuman keras yang dapat memicu berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, gangguan pernapasan, hingga penyakit jantung koroner.
Sementara terkait HIV/AIDS, ia menegaskan bahwa penyakit tersebut hingga kini belum ditemukan obat yang benar-benar dapat menyembuhkan secara total, sehingga para pelajar diharapkan mampu menjaga diri dan menjauhi perilaku berisiko.
Menjelang akhir kegiatan, Kapolsek Galesong Selatan turut memberikan imbauan kepada seluruh siswa agar selalu mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta tertib berlalu lintas.
Ia juga mengingatkan para pelajar yang menggunakan kendaraan agar selalu memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dan tidak menggunakan knalpot brong atau racing yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Melalui kegiatan edukatif tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami dampak buruk narkoba, rokok, minuman keras, serta pentingnya menjaga kesehatan dan kedisiplinan demi meraih masa depan yang lebih baik.
Asw-19